Updated : Nov 16, 2020 in Lain Lain

Mengenal Indikator ADX dalam Trading Forex

ADX adalah singkatan dari Average Directional Index, sering disebut sebagai Average Direction Index. Panduan ini adalah panduan yang dikembangkan oleh J. Welles Wilder JR. Dikatakan analisa forex hari ini dimana ADX dapat digunakan untuk menentukan kekuatan trend. Tentunya Anda semua tahu bahwa mengetahui kondisi pasar sangat penting dalam dunia trading. Tujuan utama indikator ini selain untuk mengukur kekuatan trend adalah untuk memprediksi fase selanjutnya dan kekuatan momentum harga.

ADX adalah indikator jenis osilator yang nilainya berkisar dari 0 hingga 100. Meskipun kisaran nilainya dari 0 hingga 100, dalam kasus nyata, nilai ADX yang lebih besar dari 60 sangat jarang. Jika nilainya di bawah 10, ini berarti trennya lemah atau pasar terpinggirkan. Di sisi lain, jika nilainya melebihi 40, tren saat ini kuat.

Meski begitu, perlu diperhatikan bahwa ADX tidak menunjukkan arah pergerakan harga atau kenaikan harga, tetapi ADX hanya mengukur kekuatan trend. Misalnya, jika nilai ADX melebihi 40, ini dapat mengindikasikan pasar bearish yang kuat atau pasar bullish yang kuat.

ADX juga dapat digunakan untuk menentukan perubahan berdampingan ke arah pembentukan tren baru atau sebaliknya. Misalnya, jika ADX menjadi kuat dari bawah 20 ke atas 20, ini berarti akan ada indikasi bahwa situasi sideways telah berubah dan tren mulai terbentuk.

Sebaliknya jika ADX menjadi lemah dari posisi diatas 40 sampai dibawah level 40, hal ini menandakan bahwa trend saat ini sedang lemah dan akan ada kemungkinan kondisi margin.

Komponen indikator ADX

Jika Anda berdagang menggunakan indikator ini, kami sarankan Anda memasukkan posisi saat tren dimulai dan keluar saat tren mulai melemah. Indikator ADX ini tidak memiliki batasan waktu yang paling tepat karena pada dasarnya indikator ADX dapat bekerja dengan baik di semua periode perdagangan.

Jika dijelaskan secara matematis memang agak rumit, tetapi aplikasinya cukup sederhana, karena tidak perlu mengatur parameter setiap kali Anda mengubah waktu saat berdagang. Indikator ADX sendiri terdiri dari tiga komponen, antara lain:

ADX berfungsi untuk menunjukkan kekuatan trend

ADX menggunakan periode 14 di mana durasi adalah parameter standar yang umum digunakan. Menurut banyak analis, periode standar paling baik digunakan dalam berbagai situasi perdagangan. Jadi menggunakan parameter ini sudah cukup

POI atau penunjuk positif (+ D)

PDI bekerja untuk garis hijau menaik. Biasanya garis ini akan bergerak ke atas jika ada aliran ascending dan saat turun akan bergerak ke bawah.

NDI atau indikator arah negatif (-D)

Ini berfungsi untuk aliran ke bawah, garis-garisnya berwarna merah. Garis -D akan bergerak ke atas jika turun dan jika di atas garis ini akan bergerak ke bawah.

Jika hal ini terjadi, sebaiknya perhatikan garis ADX saja dan abaikan dua garis lainnya (POI dan NDI). Ini karena jika Anda melihat kedua garis ini, Anda mungkin akan bingung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *