Updated : Jan 14, 2020 in Kesehatan

Sering Kesemutan, Inilah Cara Menghilangkannya.

Pernahkah kamu merasakan kesemutan? Atau bahkan sering? Kesemutan biasanya terjadi saat seperti apa? Salah satu contoh kamu bisa terkena kesemutan adalah ketika sedang menonton TV. Kemudian untuk mendapat posisi nyaman, kakimu sengaja diluruskan ke meja, ke sofa, atau ke benda lainnya yang sejajar. Untuk pertama kali, mungkin akan membawa kita kepada perasaan nyaman. Namun, ternyata semakin nyaman justru tanpa sadar kaki kita kaku, susah digerakkan, dan ada rasa seperti disetrum atau dikerubungi semut.

Mungkin kita sudah tahu dan kesemutan ini hal yang wajar dirasakan oleh setiap orang. Karena umumnya kesemutan bisa kita rasakan di saat peredaran darah yang tertahan. Seperti saat kita sedang duduk, tertidur di atas kedua tangan yang dilipat, dan perkara lain yang menyebabkan peredaran darah tertahan. Sederhananya, kesemutan terjadi apabila anggota badan kita ditahan, atau diam dengan waktu yang cukup lama. Misalnya duduk dengan melipat kedua kaki hingga betis kesemutan, tidur di atas kedua tangan yang dilipat, ketika kita membawa beban yang terlalu berat, atau jika kita tinggal di daerah dengan suhu yang cukup dingin seperti di pegunungan, kita mudah merasakan kesemutan.

Umumnya, yang paling pertama dirasakan saat kesemutan adalah seakan anggota tubuh tertentu menjadi mati rasa. Sulit digerakkan bahkan tidak merasakan apa-apa. Kemudian secara perlahan mulai merasakan geli karena seperti dikerubungi oleh semut. Kemudian setelah itu anggota tubuh yang merasakan kesemutan terutama bagian kaki terasa lemas bahkan tidak memiliki kekuatan sama sekali.

Untuk menghilangkan rasa kesemutan, banyak orang yang beranggapan bahwa dengan menepuk bagian yang kesemutan dapat menghilangkan rasa kesemutan itu. Dilansir dari Klikdokter, kesemutan akan hilang bila hanya digerakkan saja. Dan kesemutan tersebut tidak akan terasa dengan waktu yang lama, hanya beberapa saat dan seketika itu hilang juga. Selain itu, cara menghilangkannya harus disesuaikan dengan penyebabnya.

Dilansir pula dari Sehatq, beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghilangkan rasa kesemutan adalah sebagai berikut:

  1. Ubah posisi tubuh. Karena salah satu penyebabnya adalah tertekan saraf sehingga peredaran darah kurang baik. Duduk yang terlalu lama, berdiri atau tidur dengan posisi yang salah dapat meningkatkan tekanan tubuh sehingga dapat merusak otot tulang belakang dan akhirnya merasakan kesemutan. Pilihlah tempat serta posisi yang paling nyaman mungkin. Namun, jangan sembarangan. Tetap perhatikan etika juga.
  2. Angkat kaki lalu sandarkan ke dinding. Cara ini dapat menurunkan tekanan pada tulang belakang yang merupakan saraf pusat.
  3. Yoga. Dapat dilakukan untuk mengurangi risiko yang umumnya rentan terkena kesemutan. Atau dapat dilakukan latihan peregangan lain dengan panduan dari tutor yang ahli atau bisa melalui situs dari YouTube.

Sementara itu, berdasarkan referensi dari HelloSehat, hal yang dapat mengurangi kesemutan adalah sebagai berikut:

  1. Mengubah posisi dan hindari gerakan yang berulang. Sejatinya ketika melakukan gerakan berulang secara cepat dapat mengganggu dan rentan terkena kesemutan seperti mengetik, menulis, memotong, membawa motor dan hal lain yang dapat membuat peredaran darah terhambat. Aktivitas ini mungkin memang perlu, namun bisa kita usahakan dengan dalam beberapa menit sekali untuk sedikit menggerakkan tubuh seakan seperti sedang peregangan.
  2. Hindari posisi kepala menindih lengan, lengan dengan lengan, duduk bersila serta hal semacamnya yang umum menjadi penyebab kesemutan yang kita rasakan.

Selain itu, apabila kesemutan semakin hari semakin meluas disertai dengan gejala seperti mual, sakit kepala, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran dan lain sebagainya harus segera dikonsultasikan ke dokter. Meski kesemutan merupakan hal yang umum terjadi dan bukan merupakan penyakit yang parah, tapi jangan sampai kita biarkan begitu saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *